Home » » Bulan Sastra, Bulan Para Pujangga Mensyairkan Cinta dalam Suara-Suara

Bulan Sastra, Bulan Para Pujangga Mensyairkan Cinta dalam Suara-Suara



Sinergionline – Bulan sastra menggemakan suara-suaranya di ruang biru IKIP PGRI Bojonegoro atau yang sering disebut auditorium atas. Gedung yang mampu menampung sekitar ratusan orang tersebut menjadi saksi bisu pergelatan lomba membaca puisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia (HMJ PBSI) pada hari sabtu, 27 april 2013 pukul 08.00-13.00 WIB. Mengusung tema “Menumbuhkan kecintaan sastra bagi siswi/siswi dalam bulan sastra” acara ini menghadirkan juri-juri yang berkompeten dibidangnya seperti Ariyoko salah satu penggagas sastra etik Bojonegoro.
Lomba tersebut dihadiri oleh para peserta dan tamu undangan yang memenuhi meja yang telah disediakan panitia, antusias para peserta sangat baik dan ini diungkapkan pula oleh salah satu juri lomba yaitu Sholehuddin, “secara umum acara ini sangat bagus dan patut mendapatkan apresiasi. Minat peserta juga besar untuk mengikuti lomba ini meski secara kualitas tentu harus diolah dan diasah lagi karena metode penilaian akan sangat selektif pada lomba seperti ini”. Saat tim sinergi bertanya tentang harapan kedepan mengenai acara lomba puisi ini, lelaki yang juga pernah kuliah di salah satu universitas di malang tersebut menjawab, “saya pribadi berharap agar hal-hal semacam ini bisa menjadi agenda tahunan dan terus dikembangkan agar bakat-bakat muda mulai bermunculan”.

Penilaian lomba ditentukan pada nilai dari penampilan dan interprestasi puisi yang ditampilkan oleh panitia. Meski sempat berhenti sejenak diawal acara tetapi acara tersebut bisa selesai sampai akhir, dalam perlombaan yang diikuti oleh siswa/i SMA/sederajat se-kabupaten Bojonegoro, Bolra dan Tuban tersebut berhasil menyaring 3 pemenang yang bertarung dalam pergelatan itu. Dari sekitar 40an peserta acara itu mencapai puncak pertunjukan saat pembacaan sang jawara, yaitu Nurvina Sartina R dari SMAN 4 Bojonegoro sebagai juara pertama dan Shella Habibatul Illah (SMAN 1 Bojonegoro), Fernanda Evindiana (SMAN 2 Cepu) sebagai juara kedua dan ketiga. Sebelum acara usai Syahrul Udin salah satu dosen Bahasa Indonesia memberikan sedikit pengalamannya dalam membacakan puisi, tidak hanya itu dosen yang suka memakai kemeja putih itu pun menjelaskan bagaimana melakukan sebuah interprestasi pada puisi yang baik kepada peserta dan tamu undangan yang hadir. 

Dari perbincangan kami kepada juara pertama lomba membaca puisi, Vina begitu dia suka disapa memaparkan kesiapannya dalam lomba tersebut, “ Tentunya saya mempersiapkan mental, latihan yang serius dan berdo’a tidak lupa saya meminta restu dari orang tua sebelum saya berangkat kesini”. Saat ditanya tentang pertanyaan mengapa tertarik untuk mengikuti membaca puisi di bulan sastra ini dia berujar “saya ingin mengembangkan dan menajamkan jiwa sastra”. Dan perlu diketahui oleh pembaca bahwa lomba puisi ini memberikan uang tunai sebesar Rp 1.000.000 untuk juara pertama Rp 700.000 untuk juara kedua dan Rp 500.000 untuk juara ketiga. Dan perlu diketahui puisi dari Chairil Anwar yang berjudul Kerawang-Bekasi menjadi favorit peserta untuk dipentaskan.

Kepanitian dalam lomba termasuk bagus dalam perncanaan awal sampai akhir ini bisa dilihat dari proses perjalanan acara, dari tanggapan panitia Mutarom mengatakan “kami bersyukur bisa menyelesaikan acara ini dengan baik,” saat tim sinergi menanyakan apa latar belakang diadakannya acara ini mahasiswa yang mengikuti UKM Pramuka ini berkata “Bulan april merupakan wafatnya Chairil Anwar dan sering disebut bulan sastara maka dari pandangan tersebut kami berinisiatif untuk memperingatinya, dan kedepannya kami akan menjadikan acara ini sebagai agenda tahuana untuk HJM PBSI”. Serupa dengan Mutarom, Arul evansyah selaku ketua HMJ mengeluarkan pandangannya untuk menjadikan acara tersebut mejnadi agenda tetap tahunan.
Semoga dengan hadirnya acara semacam ini bisa menjadi oase yang menyejukkan bagi pujangga muda untuk berkarya dan menampilkan kreasi-kreasinya, dan acara ini pasti kedepannya akan menjadi barometer penilaian dalam lomba membaca puisi. (Arc/Bud)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Media Informasi Kampus IKIP PGRI Bojonegoro - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger