Sinergi Online -Sebanyak 924 mahasiswa
Institut Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia IKIP PGRI Bojonegoro diwisuda di Gedung Tri Dharma Bojonegoro, Sabtu
(20/10/2012).
Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan IKIP PGRI Bojonegoro, Budi Irhatanto, menyatakan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir perjuangan mahasiswa, namun masih perlu proses yang panjang.
"Ini baru tahap awal. Masih perlu banyak proses untuk mencapai sebuah harapan yang besar," ujar Pak Totok, sapaan akrab Budi Irhatanto.
Ia juga berharap, mahasiswa yang sudah diwisuda tersebut senantiasa meningkatkan kualitas pendidikanya terutama dalam membangun karakter bangsa.
Sementara itu, Pembantu Rektor II IKIP PGRI Bojonegoro, Mujiharto mengatakan bahwa jumlah peserta wisuda tahun ini bertambah 10% dibanding tahun lalu.
"Kalau dulu hanya delapan ratusan, sekarang bertambah seratus lebih," katanya.
Acara wisuda ini sendiri dihadiri Ketua Yayasan IKIP PGRI Bojonegoro, Budi Irhatanto, rektor, seluruh dosen dan karyawan IKIP, serta beberapa undangan instansi terkait. [Bud/Yud]
Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan IKIP PGRI Bojonegoro, Budi Irhatanto, menyatakan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir perjuangan mahasiswa, namun masih perlu proses yang panjang.
"Ini baru tahap awal. Masih perlu banyak proses untuk mencapai sebuah harapan yang besar," ujar Pak Totok, sapaan akrab Budi Irhatanto.
Ia juga berharap, mahasiswa yang sudah diwisuda tersebut senantiasa meningkatkan kualitas pendidikanya terutama dalam membangun karakter bangsa.
Sementara itu, Pembantu Rektor II IKIP PGRI Bojonegoro, Mujiharto mengatakan bahwa jumlah peserta wisuda tahun ini bertambah 10% dibanding tahun lalu.
"Kalau dulu hanya delapan ratusan, sekarang bertambah seratus lebih," katanya.
Acara wisuda ini sendiri dihadiri Ketua Yayasan IKIP PGRI Bojonegoro, Budi Irhatanto, rektor, seluruh dosen dan karyawan IKIP, serta beberapa undangan instansi terkait. [Bud/Yud]


Tidak ada komentar:
Posting Komentar